Dortmund Tak Mungkin Bisa Main Bagus Setelah Di Teror

Wednesday, 26 July 2017   |   23:37 PM
Agen bola
Selamat Datang dan Selamat Bergabung di Sahabatarena.com – Agen Bola Terpercaya
Sahabatarena.com Sebagai Agen Bola Terpercaya selalu menyediakan pendaftaran gratis kepada para member
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami melalui Messenger maupun Livechat

Dortmund Tak Mungkin Bisa Main Bagus Setelah Di Teror

Nuri Sahin mengakui bahwa kekalahan dari AS Monaco bisa terjadi akibat dari serangan yang mereka terima ketika hendak berkunjung ke Signal Iduna Park, ia mengakui bahwa tim Dortmund tidak bisa berfokus kepada pertandingan jika mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh seperti itu.

Tiga ledakan di temukan meneror bus yang membawa para pemain tim BVB, alhasil, ditemukan satu korban di dalam insiden tersebut, Marc Bartra yang dikenal baik sebagi salah satu pemain baris bertahan Borussia Dortmund disebutkan tengah di rawat di rumah sakit.

Thomas Tuchel sebenarnya sudah sempat mengajukan pertandingan untuk di pending sementara waktu, karena insiden yang terjadi membuyarkan fokus untuk bermain bagus dari tim Bundesliga, mengetahui pengajuan mereka di tolak, tentu saja ia merasa ada yang tidak beres dengan tim tuan rumah Monaco, ia percaya bahwa Dortmund bermain dan kalah itu bisa di maklumi, mereka di teror.

AS Monaco berhasil membawa pulang kabar baik keluar dari Signal Iduna Park, menang dengan skor 3-2 memberikan mereka keunggulan untuk berjaya di leg pertama, tidak mengherankan mereka harus kalah, karena teror bisa saja terjadi lagi setelah tiga ledakan bom yang tentu saja membuat mereka menerima keadaan mencekam.

Nuri Sahin percaya bahwa perasaan yang dia rasakan sendiri sama seperti yang di rasakan rekan satu timnya, semuanya merasakan teror yang besar di sana, itu sebabnya untuk bisa bermain dengan benar-benar bagus, tampaknya sedikit sulit di sana.

“Sebenarnya, saya benar-benar sulit untuk menggambarkan perasaan yang kami rasakan dengan teror tersebut, tapi kami juga bisa memaklumi jika memang ada hal seperti itu untuk terjadi, teror bisa terjadi karena kami mewakili salah satu tim terbaik di Eropa, itu sebabnya mereka mencoba untuk meneror, meski sedikit kurang waras sebenarnya perlakuan seperti itu.

“Akibatnya, setelah insiden tersebut, para pemain tim BVB tampak tidak sanggup untuk bermain bagus, kami tidak bisa bermain dengan rekan satu tim kami menjadi korban atas insiden tersebut,” ungkap Nuri Sahin.(NW)

 

Be Sociable, Share!